Melihat Bintang Bersama Ayah dan Ibu
Haii.. Ini cerita masa kecilku yang sangat indah. Saat itu usiaku masih sembilan tahunan. Aku tinggal di sebuah desa kecil Desa Sigentong di Kabupaten Brebes. Memang desa kecil, tapi desa itu sangat berarti untukku. Desa dengan penduduk ramah, saling menghormati dan juga alam yang masih asri. Banyak sawah dengan hijaunya padi saat musim pagi, hijaunya daun bawang merah saat musim bawang merah dengan view di bawah gunung Slamet. Pokoknya indah banget. Setiap malam aku selalu memandang langit malam dengan gemerlapnya bintang. Bintangnya bertaburan dengan bulan yang terkadang terlihat hanya setengahnya saja. Ketika malam tib aku selalu menuliskan permintaan dan harapan sama Allah. Tiap kali nulis harapan satu persatu kertas aku lemparkan ke atap rumah. Hehe..pada hal Allah kan maha melihat. Setelah itu aku sering melihat bintang di teras sekolah yang ada. Spot favorit aku, ibu dan ayah di depan kelas tepatnya kelas 6 B sekolah SD N Sigentong 2. Maklum dulu kami sekeluarga masih men...