Melihat Bintang Bersama Ayah dan Ibu
Haii..
Ini cerita masa kecilku yang sangat indah. Saat itu usiaku masih sembilan tahunan. Aku tinggal di sebuah desa kecil Desa Sigentong di Kabupaten Brebes. Memang desa kecil, tapi desa itu sangat berarti untukku. Desa dengan penduduk ramah, saling menghormati dan juga alam yang masih asri. Banyak sawah dengan hijaunya padi saat musim pagi, hijaunya daun bawang merah saat musim bawang merah dengan view di bawah gunung Slamet. Pokoknya indah banget.
Setiap malam aku selalu memandang langit malam dengan gemerlapnya bintang. Bintangnya bertaburan dengan bulan yang terkadang terlihat hanya setengahnya saja. Ketika malam tib aku selalu menuliskan permintaan dan harapan sama Allah. Tiap kali nulis harapan satu persatu kertas aku lemparkan ke atap rumah. Hehe..pada hal Allah kan maha melihat. Setelah itu aku sering melihat bintang di teras sekolah yang ada. Spot favorit aku, ibu dan ayah di depan kelas tepatnya kelas 6 B sekolah SD N Sigentong 2. Maklum dulu kami sekeluarga masih menunggui rumah dinas milik sekolah tempat ayah mengabdi.
Aku sangat bahagia. Meski hidup kami sederhana. Tapi kebahagiaan tak akan terlupakan sepanjang usiaku. Hampir tiap malam aku, ayah dan ibu selalu ngobrol di teras depan kelas 6 B. Dengan melihat pemandangan yang menakjubkan ribuan bintang yang bertebaran di langit malam. Biasanya kami ditemani teh panas saat ngobrol malam. Hingga ketiduran, lalu ayah menggendongku ke kamar. Dan itu sangatlah indah. Oh Allah, betapa baiknya engkau mengkaruniakan orang tua seperti mereka.
Pengalaman itu tak akan terlupakan sampai kapanku. Mungkin ketika aku punya anak pun bisa saja menjadi bahan cerita. Betapa aku hidup dengan segala keberuntungan yang Allah berikan. Punya orang tua yang sangat sayang, kakak-kakak yang sangat mencintaiku hingga hidup sederhana dan pas-pasan membuka hatiku untuk tetap sederhana walau kelak diberi harta lebih.
Terimakasih Allah atas karuniamu.
Terimakasih Allah aku telah terlahir dari rahim seorang ibu yang kuat.
Terimakasih Allah Terimakasih...
Komentar
Posting Komentar